A+ A A-

Pentingnya Vaksinasi HPV untuk Mencegah Infeksi HPV Pemicu Kanker Serviks Featured

Beri rating berita ini
(0 votes)

(9/11/2018) Portaljatim.com, Surabaya- Kanker serviks atau kanker mulut rahim merupakan penyakit yang ditakuti oleh banyak wanita. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pencegahan akan bahaya nya kanker serviks dirasa masih sangat kurang. Pasalnya kejadian kanker serviks di dunia setiap 2 menit seorang perempuan meninggal akibat kanker serviks, yang jika dihitung dalam setahunnya kurang lebih mencapai 230.000 perempuan meninggal dengan 190.000 berasal dari negara berkembang.

“Vaksin HPV itu berisi vaksin VNP, jika dimasukkan ke tubuh kita, cangkang vaksin VNP berupa partikel yang menyerupai virus dan seakan-akan tubuh kita dikenalkan dengan virus. Sehingga tubuh kita menganggap dia (vaksin) sebagai benda asing dan akan di simpan di memori yang akan mempunyai kekebalan terhadap partikel tersebut. Jadi jika sewaktu-waktu virus HPV itu masuk, maka tubuh kita telah mempunyai memori kekebalan tersebut, sehingga penting untuk pencegahan kanker serviks” ujar Dr. Etty HK., SpPA (K) saat ditemui di tempat praktiknya kemarin. (8/11/2018)

Beliau juga menambahkan bahwa, vaksin HPV (Human Papiloma Virus) ada banyak macamnya lebih dari 100, yang bisa dibuat vaksin hanya beberapa tipe saja, yakni tipe 16 dan 18 yang banyak ditemukan. Jadi belum tentu ketika sudah pernah vaksin akan bebas dari kanker serviks, karena hanya beberapa saja yang dapat di cegah, yakni tipe 16 dan 18. Kuncinya untuk mendeteksi kanker serviks adalah dengan melakukan Pap Smear, dan untuk pencegahan tetap penting dengan melakukan vaksinasi HPV.

Untuk melakukan atau mendapatkan vaksinasi HPV di Indonesia disarankan sejak umur 10 tahun keatas sampai umur 50 tahun. Pada wanita yang belum aktif hubungan seksual, maka tidak perlu adanya pemerikaan sebelum mendapatkan vaksinasi HPV, namun jika sudah aktif berhubungan sebaiknya sebelum mendapatkan vaksinasi HPV melakukan Pap Smear, karena ada kemungkinan telah terkena infeksi virus. Ujar Dr. Etty HK., SpPA (K) kemarin di tempat praktik pribadinya di Pusat Deteksi Dini dan Diagnostik Kanker (PD3K) yang beralamat di Jl. Trunojoyo, 63 – Surabaya. Pusat Deteksi Dini dan Diagnostik Kanker (PD3K) ini juga melayani vaksinasi HPV dengan diberikan 3 kali selama 6 bulan. (Uln)

© Copyright 2013 portaljatim.com, All Rights Reserved | Designed by: Jasawebsite.com