A+ A A-

Museum Kanker Indonesia Tempatnya Informasi dan Deteksi Kanker

Beri rating berita ini
(0 votes)

Surabaya,10 April 2019

MOM.. PLEASE DON`T DIE itulah salah satu ungkapan yang terdapat di salah satu artefak Museum Kanker Indonesia Jl.Kayoon 16-18 Surabaya,adalah sebuah artefak yang dinamakan "Menghitung Anugerah"yang mana di situ digambarkan seorang anak bersama bapaknya yang telah ditinggal ibunya meninggal karna kanker serviks, pada artefak ini terdapat angka digital yang akan selalu berubah setiap ada wanita yang meninggal karna kanker serviks dan ditahun 2019 ini saja dari seluruh dunia sudah didapatkan angka 71.000 lebih wanita meninggal karna keganasan kanker serviks.

 


Lalu bagaimana dengan Indonesia...? ternyata kanker serviks masih menjadi pembunuh nomer satu di negeri tercinta Indonesia dan kini diikuti kanker payudara,sungguh menjadi ancaman yang sangat serius bagi wanita di Indonesia kususnya dan di Dunia umumnya.

Akan tetapi masih ada kabar gembira bagi para wanita bahwa kanker serviks bisa dideteksi sejak dini atau sudah bisa diketahui berubahnya sel dari normal sampai menjadi kanker yaitu dengan pemeriksaan "Pap Smear".

 

 

Lalu di manakah tempatnya Pap Smear..?,di PD3K - YKW Jl.Kayoon 16-18 Surabaya adalah pilihan yang tepat untuk mendeteksi dini kanker serviks dan payudara,Yayasan Kanker Wisnuwardhana sejak tahun 1974 telah aktif mensosialisasikan kanker dan juga sekaligus menjadi pusat deteksi dini dan diagnostik kanker tertua yang ada di Surabaya,dan dalam perkembanganya YKW mendirikan sebuah museum yakni Museum Kanker Indonesia yang mana di museum ini masyarakat bisa mendapatkan semua informasi tentang kanker.

 

© Copyright 2013 portaljatim.com, All Rights Reserved | Designed by: Jasawebsite.com