A+ A A-
Oleh : Dr Ananto Sidohutomo MARS
 
Kebanyakan orang menganggap memulai dan mengawali bisnis memerlukan pemikiran yang teliti dan mendalam. Bahkan serangkaian saran menejemen seperti melakukan kajian dalam survey, feasibility study, dan business plan menjadi andalan utama sebelum memutuskan untuk terjun kedalam sebuah bisnis.
 
Hal tersebut akan membuat banyak orang cenderung berhati-hati dan memutuskan untuk menunda melakukan sebuah bisnis. Hal itu tidak dapat disalahkan, meskipun belum tentu menjadi sesuatu yang mutlak benar. Banyak faktor lain yang mempengaruhi keputusan menjalankan sebuah bisnis. Faktor yang jarang diungkapkan adalah tentang keberanian seseorang untuk memutuskan akan memulai bisnis atau tidak memulainya. Sayangnya keberanian termasuk dalam faktor yang sulit diidentifikasi dan dinilai dalam bentuk indikator tertentu.
 
Berani atau takut nampaknya akan melekat erat pada keyakinan seseorang. Hal ini semakin nyata terlihat ketika seseorang memutuskan untuk memilih menekuni bidang bisnis tertentu dan memutuskan untuk tidak melakukan bisnis tertentu.
 
Contohnya adalah seseorang yang memutuskan memilih bisnis di bidang pertanian dan seseorang lain memilih bisnis di bidang kelautan. Ke dua orang tersebut tentu perlu keberanian memutuskan menekuni bidang yang dipilihnya. Namun mereka akan merasa takut bila harus menekuni bisnis di bidang sebaliknya. Orang pertama akan takut melakukan bisnis seperti yang dilakukan orang lainnya lagi.
 
Menilik dari hal tersebut, tentu wajar bila dikatakan bahwa berani dan takut dapat mewarnai keputusan bisnis seseorang. Bila berani, maka jangan takut-takut, namun bila takut, maka jangan berani-berani menjadi sebuah faktor dalam memutuskan mengawali dan memulai sebuah bisnis.
 
Untuk Informasi dan Konsultasi Lebih Lanjut
Hubungi Chaperon Business & Career Consulting (CBCC) Di +62818302761 atau Pin BB 28CD49EC
Selengkapnya...

Oleh : Dr Ananto Sidohutomo MARS

Sungguh indah bila membayangkan setelah bangun tidur di pagi hari esok, masing-masing kita telah memiliki bisnis yang membuat hidup kita kaya, punya pengaruh dan bisa melakukan apa saja sesuai kemauan dan kesenangan kita. Apakah memang sedemikian mudahnya memiliki bisnis yang mapan, hebat dan dapat mencukupi semua kebutuhan dan keinginan kita.

Pada dasarnya setiap pebisnis, baik kecil-kecilan, menengah dan atas sama saja repotnya, tekanannya, tantangan dan peluangnya, serta resiko dan keberhasilannya. Semua tentu diukur dari sumber daya yang telah dikeluarkan. Sebuah bisnis  dengan modal aset senilai sejuta rupiah, tentu menanggung resiko dan keberhasilan tidak jauh dari angka rupiah tersebut. Demikian pula bisnis dengan modal aset senilai milyaran rupiah, tentu juga akan berputar di kisaran angka rupiah tersebut.


Mengawali sebuah bisnis ternyata tidak cukup dengan bermimpi atau memiliki mimpi indah. Membangun bisnis lebih cenderung berhasil dengan mengedepankan modal aset diri pribadi yang telah kita miliki dan akan kita kembangkan. Modal pribadi itu adalah keteguhan pada komitmen, sikap pantang menyerah dan kemampuan bekerja keras terhadap tujuan ewujudkan bisnis tersebut.

Ketiga faktor itu bahkan dianggap lebih dari cukup untuk mengawali sebuah bisnis, apapun bisnis itu. Sedangkan faktor lain cukuplah dianggap sebagai faktor lain yang akan mempengaruhi skala besar kecilnya serta jenis bisnis yang akan dilaksanakan.
Semua orang, termasuk para pelaku bisnis dapat segera melakukan interospeksi diri untuk lebih mengenali dan memahami modal pribadi yang telah dimiliki.

Ketiga faktor tersebut boleh di beri nilai pada skala 0 s/d 100. Setelah itu tentu lebih mudah memahami mengapa bisnis seseorang belum dapat dimulai, atau telah dimulai namun hasilnya seperti itu-itu saja, atau bahkan telah berhasil mendapatkan sebuah bisnis yang jauh melebihi harapannya. (*)

Untuk Informasi dan Konsultasi Lebih Lanjut
Hubungi Chaperon Business & Career Consulting (CBCC) Di +62818302761 atau Pin BB 28CD49EC

Selengkapnya...
© Copyright 2013 portaljatim.com, All Rights Reserved | Designed by: Jasawebsite.com