A+ A A-

SIDOARJO,Portaljatim.com - Menjelang bulan suci Ramadhan tim gabungan dari Polsek Candi, Pol PP  serta elemen ormas dan  pemerintahan desa setempat melakukan razia. Hasilnya, satu pasangan mesum berhasil diamankan.

Razia dilakukan di sejumlah rumah kos di kecamatan Candi. Di antaranya, di desa Sepande. Ada 5 rumah kos diperiksa petugas Tim Gabungan Forpinda di kecamatan Candi. Petugas memeriksa masing masing penghuni rumah kos beserta kartu identitas mereka.

Dalam razia ini petugas berhasil menemukan saatu pasangan mesum yang diduga bukan suami istri dalam kamar kos. Sebab mereka tidak bisa menunjukan kartu keluarga maupun surat nikah yang dimilikinya.            

Kepada petugas, petugas mereka mengaku masih saudara. Namun dilihat KTP mereka berbeda kota ,mereka kemudian dibawa kekantor desa setempat untuk diperiksa lebih lanjut.

Seketaris desa setempat Muhammad Khoiron menegaskan razia dilakukan oleh tim gabungan ini mengingat datangnya bulan suci ramadhan segera tiba. Inidilakukan agar pelaksanaan ibadah puasa bisa berjaalan kondusif ,sedangkan pasangan mesum ini akan kami beri peringatan dan perjanjian tertulis   

Sementara itu Ahmad Ary Ketua Ranting GP Ansor desa Sepande mengatakan apa yang dilakukan pemerintahan desa dan aparat penegak hukum di kecamatan Candi ini perlu didukung untuk memberantas yang melanggar hukum serta melanggar norma norma agama.

Sementara razia akan dilakukan terus untuk dilanjutkan disejumlah rumah kos yang masih tersisa petugas juga akan memanggil pemilik rumah kos untuk diberi pembinaan agar tidak mudah percaya terhadap penghuni kos.(wyu )

 

Selengkapnya...

 

SIDOARJO,PortalJatim.com – Juru sita PN Sidoarjo kembali menghadapi perlawanan hebat ketika akan melakukan eksekusi  gudang blok D6 Komplek Sinar , Dewa Wedi Kecamatan Gedangan, Sidoarjo.

Pasalnya, Gudang milik PT Kejayan Steel tersebut dijaga ratusan pemuda bersenjata balok kayu dan beberapa lainnya. Informasi yang diperoleh PortaJatim.com di lapangan, ratusan pemuda tersebut adalah pemuda-pe,uda Sidoarjo yang tergabung dapam kelompok Persatuan Arek Sidoarjo (PAS) dan Pemuda Pancasila.  

 

Koordinator PAS, Suharjo, menegaskan yang dia lakukan bersama kawan-kawannya adalah sebagai bentuk ingin menegakkan dan menghormati hukum. Karena pemilik gudang masih melakukan upaya hukum, setelah dinyatakan tidak boleh ikut.

“Hormatilah upaya hukum yang berlaku, jangan adal main sita. PAS dan Pemuda Pancasila yang kesemuanya asli arek Sidoarjo, akan terus membela warga Sidoarjo yang didholimi dalam mafia pelelangan maupun lainnya. Kami siap mempertahankan gudang ini dan akan melawan jika sampai benar dilakukan ekseskusi oleh PN Sidoarjo,” katanya.

 

Kegagalan eksekusi gudang milik H Wiyoto, Warga Pepelegi ini bagi PN Sidoarjo, merupakan yang kedua setelah sebelumnya petugas juru sita negara itu juga gagal mengeksekusi sebagian tanah yang ditempati Balai Desa Kemiri, Kecamatan Sidoarjo Kota.(wyu)

Selengkapnya...


Korupsi No! Hanya Lebel

Berdasarkan Surat edaran Direktur Jenderal Peternakan Nomor 15060/HK/.340/F/04/2008, kulit mentah garaman jenis kepala,pipi,kaki dan potongan bentuk lainya dilarang masuk ke wilayah Indonesia.Jika tetap masuk barang tersebut akan dimusnahkan.

Selengkapnya...
© Copyright 2013 portaljatim.com, All Rights Reserved | Designed by: Jasawebsite.com