A+ A A-

SURABAYA, PortalJatim.com- Dinas Perhubungan Jatim mewanti-wanti pelanggaran tarif angkutan umum yang melebihi dari tarif batas atas.

Selengkapnya...

SIDOARJO, Portaljatim.com – Ratusan warga pendukung calon kepala desa Keper Kecamatan Krembung  yang kalah di didalam pemilihan kepala desa pada tanggal 19 mei 2013 yang lalu mulai tak sabar. Mereka memilih menyegel kantor Desa Keper karena merasa tidak mendapat titik temu.

Para pendukung yang sudah beberapa kali berdemo ke kantor desa serta ke kantor kecamatan Krembung marah dengan sikap Panitia serta BPD keper panitia di duga curang dalam pemilihan Pilkades. Karena DPT ada anak yang masih di bawah umur serta warga yang bukan warga Keper bisa di masukan ke pencontrengan.

Bukan hanya menyegel, pendukung Suwadi yang kalah titis dengan lawanyadatang  berbondong bondong membawa kayu serta pring petung untuk  menyegel kantor desa keper.( wyu)

 

 

Selengkapnya...

SIDOARJO, Portal Jatim.com - Banyaknya menara-menara telekomunikasi (tower) bertebaran di Kabupaten Sidoarjo, yang tidak dibarengi dengan legalitas formal (perijinan) pada proses pendiriannya, semakin mengkhawatirkan. Kalau hal ini dibiarkan maka pada akhirnya akan ada image Sidoarjo menjadi hutan tower, apalagi mudahnya pendirian tower tanpa harus dilengkapi dengan ijin (tower bodong). Salah satu tower ‘bodong’ tersebut adalah tower milik server terkenal XL yang berada di wilayah Taman dan Sukodono.

            Dari hasil temuan wartawan PortalJatim.com, keberadaan tower milik server XL yang didirikan di kedua wilayah tersebut terindikasi illegal, karena tidak dilengkapi ijin, seperti IMB dan Cell Planning yang dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo. Dan adanya tower yang saling berdekatan mestinya diberlakukan yang namanya ‘Sharing Tower’ artinya kalau disuatu wilayah sudah ada towernya maka harus dipakai dengan bersama-sama, tidak harus mendirikan lagi yang baru.

            Ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya pelaksana proyek, dengan nada keras dan menantang, mengatakan, ”Kami sudah mengantongi ijin dari pusat, dan kalau mau bongkar, bongkar aja, suruh satpol PP Kabupaten Sidoarjo bongkar kalau tower itu memang tidak ada ijinnya. Tulis saja semua yang saya sampaikan tadi”.

             Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo, Thamrin, melalu Mas Andi, kabid Perhubungan Udara,  “ Kami sudah memberikan surat peringatan kepada PT Solusi Tunas Pratama, tertanggal 15 Mei 2013, dengan nomor surat : 555/2125/404.3.6/243, perihal : Peringatan atas pelanggaran perizinan pembangunan menara telekomunikasi, selaku pelaksana pembangunan Tower XL tersebut, mengenai pelanggaran perizinan. Surat peringatan tersebut efektif berjalan 3 (tiga) bulan ke depan. Dan Andi menghimbau untuk sementara pembangunan menara telekomunikasi (tower) tersebut dihentikan.

Menurut Reynaldy, Sekjen LSM LKPK, kondisi tersebut menunjukkan jika Dishub Kabupaten Sidoarjo mandul dan tak punya gigi. Terbukti surat peringatannya tidak digubris oleh PT Solusi Tunas Pratama, selaku pelaksana proyek. Terbukti pembangunan tower tersebut terus belanjut, artinya surat peringatan tersebut tidak mempunyai kekuatan untuk menghentikan.

“Jangan-jangan Dishub main mata dengan perusahaan telekomunikasi XL, terkait tower yang terindikasi illegal itu milik XL, sehingga surat peringatan dari Dishub itu tidak ada efeknya. atau  memang banyaknya tower-tower bodong yang ada diwilayah Sidoarjo ini sengaja dibiarkan oleh Dishub karena ada kongkalikong antara Dishub dengan pemilik tower!, Kami akan mengunmpulkan data-data pendukung terkait permasalahan tower illegal ini dan selanjutnya akan kami buatkan laporan ke Kejaksaan”. (an/her/ed).  

           

Selengkapnya...
© Copyright 2013 portaljatim.com, All Rights Reserved | Designed by: Jasawebsite.com